Makmun (kanan) saat talkshow di kanal media sosial Suara Gresik. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - KPU Gresik telah melakukan persiapkan matang menghadapi pemilu serentak 2024 yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024.
Hal ini ditegaskan oleh Makmun, Komisioner KPU Gresik Bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas).
BACA JUGA:
- Targetkan 9 Kursi di Pemilu 2029, Golkar Gresik Gencarkan Konsolidasi hingga Tingkat Desa
- Audiensi Dugaan Korupsi KPU Gresik dengan Kejaksaan, Genpatra Siap Beri Data Tambahan
- Pindah ke Kejati Kalsel, Nana Riana Wariskan Perkara Korupsi Pilkada Gresik
- DPC Alumni GMNI Gresik Dukung Langkah Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Pilkada 2024
Untuk saat ini, kata dia, KPU Gresik melaksanakan tahapan pendaftaran panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang dimulai sejak tanggal 20 lalu hingga 29 November 2022.
"Partisipasi masyarakat Gresik sangat tinggi. Per tanggal 24 November 2022 pukul 16.00 saja, sudah ada 471 pelamar, dari kebutuhan 90 PPK," ucapnya kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (26/11/2022)..
Ia menandaskan, Kecamatan Manyar menjadi kecamatan dengan partisipasi tertinggi dengan jumlah 41 pendaftar, disusul Kecamatan Kebomas 37 pendaftar, serta Kecamatan Cerme 35 pendaftar.
"KPU Gresik sangat mengapresiasi ini," tuturnya.
Adapun syarat menjadi PPK antara lain, minimal berusia 17 tahun, tidak menjadi anggota partai politik (parpol), serta sehat jasmani dan rohani.






