"Saya sendiri pernah menjadi salah satu narasumber ASN Belajar ini. Ternyata pesertanya mencapai lebih dari 7.700 ASN tidak hanya dari Pemprov Jatim melainkan seluruh Indonesia," ujarnya.
Pada setiap serinya, ASN Belajar difasilitasi oleh narasumber dari berbagai ahli, birokrasi, pemerintah pusat dan daerah serta perguruan tinggi.
Sementara itu, Kepala LAN RI Adi Suryanto menuturkan, penghargaan ini merupakan apresiasi kepada Instansi dan Pemerintah Daerah yang berhasil dalam memberikan pemenuhan hak bangkom ASN nya sebesar 20 jam pelajaran (JP) per tahun.
Training Rate Award tahun 2022 dilaksanakan melalui pemantauan dan evaluasi kegiatan pengembangan kompetensi ASN yang dilakukan setiap instansi sebagai komitmen pemenuhan hak pengembangan kompetensi ASN.
Baik dari sisi perencanaan kebutuhan pengembangan kompetensi, pelaksanaan pengembangan kompetensi, hingga evaluasinya.
"Bangkom ASN di Pemprov Jatim melalui BPSDM telah membuktikan berbagai inovasi program menarik, tepat dan cepat untuk menjawab pemenuhan hak ASN. Program itu adalah ASN Belajar," sebut Adi.
Program ASN Belajar merupakan program pemenuhan hak ASN yang dilaksanakan secara virtual dan kembangkan sesuai kebutuhan ASN yang mengikutinya.
“Menurut saya ini merupakan contoh program pengembangan kompetensi ASN yang bagus dan harus menjadi referensi bagi program bangkom ASN secara nasional. Khususnya terkait pengembangan training rate yang dalam hal ini mampu memfasilitasi pengembangan kompetensi sebanyak 20 JP pertahun," ujar Adi. (dev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




