Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama wakilnya, Aminatun Habibah, dan Ketua DPRD Gresik, M. Abdul Qodir, saat menghadiri pelantikan PC Mulismat. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
"Kita juga harus mengembangkan jangkauan kita. Fokus memberikan pendidikan mulai dari RA/TK, menjaga kesehatan terutama pengendalian AIDS, serta membantu pemerintah dalam mendata masyarakat miskin melalui DTKS," kata Bu Min (sapaan akrab Wakil Bupati Gresik).
Ia menginginkan, agar Muslimat NU Gresik dapat mandiri dan produktif. Sehingga, dapat menjadi sumber perekonomian yang dapat membantu anggotanya dan masyarakat sekitar.
"Jadilah muslimat yang produktif, karena isu kemiskinan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak cukup pemerintah memberikan bantuan, tapi masyarakatnya juga harus menjadi lebih produktif dan kreatif," pesannya.
Bu Min menambahkan, Pemkab Gresik telah berupaya dalam membantu mendirikan kantor Muslimat NU di Kota Pudak. Kantor tersebut akan menjadi markas utama para ibu-ibu muslimat dalam merencanakan serta menjalankan program-programnya.
Ketua DPRD Gresik, Much Abdul Qodir mengatakan, saat ini tantangan muslimat adalah era perkembangan teknologi. Menurut ia, perkembangan teknologi yang terlalu cepat dapat mempengaruhi tumbuh kembang generasi muda dan ini merupakan salah satu misi dari Muslimat NU untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas.
"Tantangan muslimat hari ini sangat berbeda dengan muslimat 5-10 tahun yang lalu. Hari ini tantangan terbesar adalah masifnya perkembangan digital. Terutama yang dialami oleh anak-anak," katanya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




