Tim SAR tetap melakukan pencarian pada hari kelima, namun hasil masih nihil.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Lima hari berlalu, pencarian terhadap Mistari (45), Warga Desa Toket, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, yang hilang setelah terjatuh dari perahu saat mencari ikan di Perairan Madura belum juga membuahkan hasil.
Analisis Kebencanaan Muda BPBD Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, untuk hari kelima penyisiran dilakukan dari Pantai Jumiang sampai dengan Gili Raja. Operasi hari kelima yang dilakukan dari jam 08:00 pagi ini sempat terkendala kencangnya angin dan tingginya air ombak.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
"Dikarenakan situasi berubah lagi, ombak tinggi, sehingga rekan-rekan kembali ke darat," terangnya.
Budi menjelaskan, operasi pencarian hari ini diakhiri sekira pukul 15.00 WIB. "Kendala yang dihadapi untuk saat ini adalah ombak dan angin yang cukup besar," jelasnya.
Menurutnya, tim akan melanjutkan pencarian apabila air sudah turun dan ombak atau angin sudah aman.
"Tetapi jika ombak atau angin cukup besar dan membahayakan, tim akan berhentikan sementara," ungkapnya kepada BANGSAONLINE.com saat dikonfirmasi, Senin (26/12/2022) Malam.
Adapun tim yang terlibat dalam pencarian adalah anggota TNI-Polri, BPBD, FRPB, dan Basarnas Pos SAR Sumenep.
Prosedur pencarian maksimal 7 hari. Namun, tidak menutup kemungkinan pencarian akan diakhiri lebih awal apabila cuacanya tidak memungkinkan. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




