Kondisi jembatan penghubung di Desa Daleman-Pasarenan, Sampang, saat ditimpa bencana alam. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Rencana pembangunan jembatan di Desa Daleman-Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, Sampang, tahun ini gagal terealisasi. Pasalnya, pemerintah daerah setempat tidak bisa mengandalkan anggarannya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Sampang, Asroni, tak menampik hal tersebut. Ia menguraikan, biaya pembangunan jembatan akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BACA JUGA:
- Open House Warnai Perayaan Idul Adha di Sampang
- Polsek Karang Penang Sampang Intensifkan Patroli Sore, Antisipasi Kriminalitas dan Laka Lantas
- Nelayan Jatuh di Perairan Mandangin Sampang Ditemukan Meninggal 14 Km dari Lokasi Awal
- Nelayan Hilang di Perairan Mandangin Sampang Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian
"Pemkab Sampang menghapus rencana pembangunan jembatan tersebut karena sudah diusulkan ke BNPB," ujarnya saat dihubungi, Senin (20/2/2023).
Ia juga membeberkan penghapusan rencana pembangunan jembatan. Menurut dia, BNPB beberapa minggu lalu sudah mensurvei langsung ke titik jembatan yang ditimpa bencana alam tiga tahun lalu itu.
"Karena Pemkab optimis usulan perbaikan diterima oleh Pemerintah Pusat, maka rencana daerah digagalkan," imbuhnya.
Ditanya soal penghapusan rencana pembangunan di tubuh badan anggaran (Banggar) DPRD Sampang secara mendadak, Asroni membantahnya. Sebab, rencana pembangunan jembatan tidak pernah di bahas di Banggar.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




