KH Hasyim Muzadi di Pesantren Sidogiri: Beda, Dakwah Wali Songo dan Wali Jenggot

 KH Hasyim Muzadi di Pesantren Sidogiri: Beda, Dakwah Wali Songo dan Wali Jenggot KHA Hasyim Muzadi. Foto: rmol.co

Qonun Asasi adalah hasil karya pendiri NU Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari yang menggambarkan tentang prinsip dan ideologi NU. Karena itu Kiai Hasyim Muzadi sangat tidak setuju ketika menjelang ke-33 di alun-alun Jombang ini muncul draft dari PBNU yang mau memasukkan Qanun Asasi sebagai bagian dari AD/ART. Itu artinya sama dengan merendahkan Qonun Asasi yang selama ini diletakkan tersendiri dalam posisi terhormat.

Usai menjadi pembicara, Kiai Hasyim Muzadi sempat diwawancarai wartawan seputar posisi Rais Am PBNU. Ia menegaskan bahwa jabatan Rais Am PBNU tak bisa diminta. ”Itu apa kata para muktamirin nanti pada Muktamar di Jombang," katanya.

Menurut dia, ke-33 itu bukanlah bagaimana memilih Rais Aam atau ketua umum. Melainkan bagaimana bisa menyelamatkan NU yang merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.

"Pasca reformasi NU dihadapkan dengan munculnya sejumlah paham radikalisme dan liberalisme. Dan saat ini sejumlah warga NU sudah mulai tercampur dengan paham tersebut," terang Kiai Hasyim Muzadi.

Menurut dia, apabila paham tersebut dibiarkan, maka paham-paham itu akan melemahkan paham yang sudah ada pada NU sendiri, yang sudah dibawa sesepuh NU sejak dulu. Untuk itu, Kiai Hasyim berharap, pada Muktamar nanti bisa menghasilkan perubahan pada perkembangan NU ke depan.

"Semoga hasil dari Muktamar nanti, bisa membawa NU untuk kembali ke rel atau ideologi NU yang sudah dari dulu dibawa oleh Kiai Hasyim Asyari," kata Kiai Hasyim Muzadi. (hms/jap/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO