Sabtu, 10 April 2021 22:20

TNI Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi di Jombang

Rabu, 10 Juni 2015 16:26 WIB
TNI Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi di Jombang
Barang bukti berupa pupuk bersubsidi yang hendak diselundupkan saat diamankan petugas Babinsa. (foto: rony suhartomo/BANGSAONLINE)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - TNI kembali menunjukan taringnya. Rabu (10/6) siang tadi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Blimbing Gudo, dibantu sejumlah anggota intel Kodim 0814 Jombang berhasil menggagalkan penyelundupan pupuk bersubsidi di Dusun Sukomulyo, Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Jombang. Pupuk sebanyak 27 zak tersebut hendak dikirim ke wilayah Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Para pelaku berikut barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Gudo guna penanganan lebih lanjut.

Winoto (46), saksi mata mengatakan, awalnya dia melihat dua sepeda motor mondar-mandir di Dusun Sukomulyo. Winoto curiga karena dua motor tersebut membawa karung berisi pupuk bersubsidi. Pupuk tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mobil Avanza benopol AG 1639 DE.

Curiga ada yang tidak beres, Winoto lantas menghubungi Babinsa (Bintara Pembina Desa) Blimbing, Serda Suroto. Sembari menunggu kedatangan Babinsa, Suroto langsung menanyakan perihal pupuk tersebut. Praktis, perang mulut antara keduanya tidak bisa dihindarkan. "Setelah Babinsa datang, pembawa pupuk berikut barang bukti kami bawa ke Polsek Gudo," ujar Winoto yang juga Kaur Pemerintahan Desa Blimbing, ini.

Dari pemeriksaan di Polsek Gudo itulah diketahui bahwa pupuk bersubsidi tersebut berasal dari kios 'Remaja Jaya' Desa Gajah, Kecamatan Ngoro dan hendak dibawa ke Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri. Pupuk tersebut berjumlah 27 zak dengan rincian jenis urea 10 zak, ponska 7 zak, serta jenis ZA sebanyak 10 zak.

Dari kasus tersebut polisi juga menyita satu unit mobil Avanza nopol AG 1639 DE, serta dua unit sepeda motor. Barang-barang tersebut merupakan milik pembeli pupuk bernama Juwari (54), warga Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kediri, kemudian Toni (33) dan Ikhwan (18), warga Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Jombang.

"Tiga orang sedang kami periksa. Kami juga akan memanggil penjual pupuk bersubsidi tersebut. Jika terbukti mereka kita jerat Pasal 10 ayat (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara," ujar Kapolsek Gudo AKP Yogas. (dio)

BACA JUGA : 

​Petani Porang Meluas, Apa Tak Bahaya? Dahlan Iskan: Pemerintah Jangan Bantu, Bikin Repot

Ini Kriteria Petani yang Berhak Dapat Bantuan Pupuk Gratis dari Kementan

Dispertapan Trenggalek: Bantuan Pupuk dari Kementan Gratis, Tidak Boleh Diperjualbelikan

Di Kediri, ​Kotoran Sapi Disulap Jadi Energi Biogas dan Pupuk Slurury

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...