Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo (dua dari kanan) memamerkan kecanggian Smart Precision Farming kepada Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo. Foto: Ist.
PADANG, BANGSAONLINE.com - Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo memamerkan kecanggihan Smart Precision Farming kepada Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo di Padang, Sabtu (10/6/2023)
Hal tersebut, dilakukan oleh Dwi Satrio saat mengikuti dan gelar teknologi Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVI yang dibuka oleh Mentan.
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
Program "Smart Precision Farming" untuk masa depan pertanian Indonesia.
Selain itu, Dwi Satriyo mengatakan, Smart Precision Farming merupakan komitmen dari Petrokimia Gresik dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah melalui pemanfaatan teknologi modern dan internet of things (IoT). Sehingga, dapat menghasilkan budidaya yang efektif, efisien dan presisi dalam pemupukan.
"Dengan program ini, dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian yang pada akhirnya dapat berdampak positif pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional," ucap Dwi Satriyo.
Dalam Smart Precision Farming, Petrokimia Gresik akan menghadirkan pupuk berteknologi nano, adalah pupuk nano nitrogen pertama di Indonesia. Pupuk ini, akan melengkapi jajaran produk pupuk berkualitas Petrokimia Gresik yang diminati petani.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




