FGD yang dilakukan Prodi AP Umsida untuk usulkan rekomendasi untuk Pemkab Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Laboratorium Kebijakan Publik dan Manajemen Pelayanan Publik (MPP) Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema ‘BUMDes Membangun Perekonomian Desa di Kabupaten Sidoarjo’.
Diketahui, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa dan dikelola oleh Pemerintah Desa. Bumdes sendiri, sebagai lembaga penggerak perekonomian desa dan hasil pemanfaatannya untuk mewujudkan kemandirian desa dan meningkatkan kesejahteraan warganya.
BACA JUGA:
- Prodi AP Umsida Luncurkan Laboratorium Mini Desa dan Layanan Advokasi 'Gardu Publik'
- Forum Wartawan Sidoarjo Gelar Diskusi Polemik Bendera One Piece Prespektif Hukum dan Sosial
- Meriah, Prodi AP Umsida Sukses Gelar Lomba Paskibraka Tingkat Jawa Timur
- Pelajar di SMK Pemuda Krian Antusias Ikuti Workshop Pembuatan Film
FGD yang digelar pada Selasa (13/6/2023) tersebut, menghadirkan narasumber dari Pengaman Bumdes Provinsi Jawa Timur, Dini Purnawansyah.
Tujuan diadakan FGD tersebut, adalah menganalisa permasalahan dan potensi Bumdes terpilih, untuk mewujudkan dasar penerapan inovasi program di Kabupaten Sidoarjo.
Selain itu, pelaksanaan FGD itu, dihadiri seluruh asisten laboratorium prodi AP dan Himpunan Mahasiswa Prodi Administrasi Publik Umsida.
Dalam pembukaannya, Hendra Sukmana sekali Sekretaris Dosen Prodi Administrasi Publik mengatakan, banyak mahasiswa Prodi Administrasi Publik yang memilih topik penelitian yang berkaitan dengan Bumdes.
"Saya harap alumni juga harus mewadahi dan menjembatani mahasiswa prodi AP untuk berdiskusi mengenai isu-isu terkini terkait BUMDes di Indonesia," kata Hendra.
Dini Purnawansyah mengatakan, terkait problematika yang dialami Bumdes Kabupaten Sidoarjo, yaitu kurangnya inovasi untuk pengembangan dan pengelolaan Bumdes yang sesuai dengan potensi atau ciri khas di Kabupaten Sidoarjo.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




