Wakil Ketua DPRD Nganjuk yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Hanura, Raditya Harya Yuangga.
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Masa pergantian Bupati Nganjuk tinggal menunggu waktu hingga 23 September 2023. DPRD Nganjuk sudah mulai mempersiapkan nama-nama yang nantinya akan diusulkan ke Gubernur Khofifah.
Setidaknya, dewan melalui usulan dari masing-masing fraksi untuk mencari 3 nama, dan dianggap layak meski nantinya para calon akan melalui beberapa tahapan. Ketua DPC Hanura Nganjuk, Raditya Harya Yuangga, mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan satu nama, yang nanti akan diajukan dan itu sudah melalui seleksi internal partai.
BACA JUGA:
- Film Pesta Babi di Nganjuk Disambut Antusias Penonton
- HUT ke-1089 Nganjuk, Bupati Tekankan Sejarah Manusuk Sima dan Ajak Warga Bersinergi
- Bupati Kediri, Jombang dan Nganjuk Rembug Pembangunan Flyover Mengkreng
- Pasar Murah di Nganjuk Diserbu Warga, Gubernur Khofifah: Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bapok
"Dari internal partai kami sudah ada satu nama, yang nanti akan kita ajukan," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (19/7/2023).
Dijelaskan, dalam proses pengajuan calon Pj Bupati Nganjuk untuk DPRD akan diajukan tiga calon, dari provinsi tiga calon, dan dari Kemendagri juga tiga calon. Jadi dalam seleksi Pj Bupati ini semua tergantung keputusan Kemendagri.
Dari 9 calon itu jika masing-masing mengajukan akan dipilih satu untuk menggantikan Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Karena batas akhir menjabat berakhir pada September mendatang dan batas akhir ketiga nama yang diajukan DPRD Nganjuk jatuh pada Agustus 2023.
"MY yang nanti akan kita ajukan, dan silakan dari fraksi lain jika ada calon nama lain," kata Radit.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




