Pendukung Ganjar Pranowo Gelar Aksi Tanam Pohon Durian di Bojonegoro

Pendukung Ganjar Pranowo Gelar Aksi Tanam Pohon Durian di Bojonegoro Pendukung Ganjar Pranowo saat menggelar aksi tanam pohon durian di Bojonegoro.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Puluhan warga pendukung bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo, di Bojonegoro menggelar aksi menanam pohon durian, Kamis (20/7/2023). Agenda tersebut berlangsung di daerah tepi Bengawan Solo, tepatnya di Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu.

Sebelum menanam ratusan pohon durian, warga juga menggelar doa bersama untuk kemenangan Ganjar Pranowo pada pesta demokrasi mendatang. Selain itu, mereka juga bagi-bagi kaos bergambar Ganjar Pranowo, peci, dan kerudung.

"Kami menggelar doa bersama untuk kemenangan Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024 mendatang," kata Ketua Koordinator Kiai Muda Jatim, Ali Baidhowi.

Ia menuturkan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengenalkan lebih dekat sosok calon presiden yang diusung oleh PDIP kepada warga Bojonegoro. Dia menambahkan, penanaman pohon durian ini dianggap cukup strategis untuk wilayah tropis, khususnya di Bojonegoro. 

Selain untuk penghijauan, lanjut Ali, nantinya jika sudah berbuah juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi warga dan penghasilan sampingan yang bisa dinikmati maupun diperjualbelikan.

"Harapannya pohon durian ini bisa difungsikan sebagai pohon penghijauan dan kelak jika sudah berbuah juga bisa dimanfaatkan warga sebagai sumber ekonomi secara berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat yang menerima bantuan pohon durian mengaku cukup senang dan antusias. Mereka yang sebagian besar berprofesi sebagai petani berharap, kelak jika Ganjar Pranowo terpilih sebagai presiden bisa membantu kebutuhan para petani.

"Seperti kebutuhan pupuk, benih serta harga jual hasil pertanian lebih meningkat," ucap warga setempat bernama Sarinah.

Dia merasa senang mendapatkan bantuan ratusan bibit pohon durian, sebab selama ini tanahnya kurang produktif. 

"Terima kasih pak Ganjar. Semoga pak Ganjar menang," ungkapnya. (nur/mar)