Kenali 5 Pemicu Nyeri Asam Urat. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Penyakit gout atau asam urat merupakan radang sendi yang sering terjadi di kaki, namun tidak terkecuali dapat dirasakan di sendi lainnya. Ketika asam urat muncul, maka penderitanya akan merasakan nyeri, bengkak di persendian, kesulitan menggerakkan sendi, kemerahan, yang dapat berlangsung seminggu.
Penyebab asam urat ialah adanya penumpukan kristal asam urat atau uric acid. Tubuh manusia akan memproduksi uric acid saat memecah zat purin. Zat tersebut ditemukan secara alami dalam tubuh dan berasal dari makanan yang diasup.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Asam urat biasanya dibuang melalui urine dan feses. Apabila kadar asam urat dalam tubuh tinggi, maka penyakit tersebut akan berubah menjadi kristal berbentuk jarum di persendian sehingga dapat menimbulkan nyeri.
Berikut 5 pemicu nyeri asam urat:
1. Daging dan seafood tertentu
Makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi meliputi daging merah seperti kambing dan sapi. Jeroan pun turut menjadi pemicu naiknya asam urat. Selain itu makanan laut seperti ikan teri, kerang, sarden, dan tuna juga memiliki purin yang tinggi.
2. Makanan dan minuman tinggi fruktosa
Fruktosa adalah salah satu gula yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Minuman yang mengandung tinggi fruktosa yakni minuman ringan manis dan jus buah. Adapun makanan tinggi fruktosa seperti biskuit dan permen.
3. Kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan perkembangan awal asam urat. Terdapat korelasi antara indeks massa tubuh yang lebih tinggi (BMI) dan kadar asam urat yang lebih tinggi. Apabila Anda termasuk dalam kategori BMI yang tinggi atau obesitas, segeralah menurunkan berat badan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




