Gubernur Khofifah ketika meraih penghargaan Srikandi Punokawan Spirit.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Prawansa meraih penghargaan Gubernur Srikandi: Punokawan Spirit dari Markplus.Inc di acara Indonesia Marketing Festival Jatim 2023, Kamis (7/9/2023).
Apresiasi itu diserahkan oleh Chairman Markplus.Inc, Hermawan Kartajaya, secara langsung pada Gubernur Khofifah yang didampingi Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unair, Menteri BUMN periode 2011-2014, Dahlan Iskan; dan Menkop UKM periode 2014-2019, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Penghargaan ini diberikan karena mantan Menteri Sosial itu dianggap telah merepresentasikan nilai-nilai Punokawan, yakni Creativity, Innovation, Entrepreneurship, dan Leadership (CIEL) yaitu kreatif, inovatif, entrepreneurship, dan berjiwa pemimpin. Serta nilai tokoh pandawa lima yakni Productivity, Improvement, Professionalism, dan Management (PIPM).
Tak hanya itu, penghargaan Gubernur Srikandi: Punokawan Spirit ini juga mencerminkan kekuatan, ketangguhan, dan keuletan. Di mana Gubernur Khofifah dinilai berhasil melakukan berbagai inovasi kebijakan dan program-program kerja yang terarah.
Atas diraihnya penghargaan ini, ia berterima kasih dan mengapresiasi kepada Markplus.Inc. Menurut Khofifah, penghargaan ini menjadi bukti dari komitmennya untuk terus melakukan berbagai program kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Jawa Timur.
“Alhamdulillah dan terimakasih atas sinergi, kolaborasi dan strong partnership dari seluruh elemen strategis di Jawa Timur. Bahwa berbagai kemajuan dan inovasi pembangunan di Jatim ini merupakan kerja keras dan komitmen kita bersama,” katanya.

Khofifah mengatakan, saat ini pemasaran menjadi hal yang sangat penting. Dimana seluruh keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang dimiliki oleh Jawa Timur dan Indonesia harus mampu dikenalkan dengan baik melalui upaya pemasaran yang baik.
Untuk itu, suatu organisasi tidak cukup hanya mengandalkan kapabilitas profesionalisme semata, melalui nilai PIPM. Namun, sebuah organisasi pemasaran perlu membangun keseimbangannya juga dengan mengembangkan kapabilitas Entrepreneurship yang merupakan bagian dari unsur CIEL.
“Konsep keseimbangan antara CIEL dan PIPM ini terinspirasi dari cerita Punokawan dan Pandawa. Tokoh punokawan merepresentasikan Kapabilitas Entrepreneurship yakni CIEL. Sedangkan tokoh Pandawa Lima, merepresentasikan kapabilitas profesionalisme yakni PIPM,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




