Sekda Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat melepas 83 kafilah MTQ Jatim 2023. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, melepas 83 kafilah untuk mengikuti MTQ Jatim 2023, Jumat (29/9/2023). Ajang tersebut berlangsung di Kota Pasuruan pada 1-8 Oktober mendatang.
Mereka terdiri dari 53 peserta, 7 pendamping, 12 pembina, dan 9 ofisial yang akan mengikuti 7 cabang, yakni tilawah Alqur'an, Hifdhil Qur'an, tafsir Alqur'an, fahmil Qur'an, Syahril Qur'an, khot Alqur'an, dan karya tulis ilmiah Alqur'an.
BACA JUGA:
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
- Buron hingga ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Akhirnya Diringkus Polisi
Sekda mengatakan, MTQ merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program pembangunan dalam bidang agama. MTQ juga bagian strategis untuk mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya lahir dan batin.
"MTQ akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah dan masyarakat Kabupaten Gresik. Terlebih memantapkan kondisi masyarakat Gresik yang dikenal sebagai kota santri dan kota wali," ujarnya.
Ia berpesan agar para peserta semangat mengasah diri untuk menjadi yang terbaik. Ajang MTQ tidak semata mata untuk mendapatkan juara dan prestasi namun juga meraih ridho illahi.
"Saya optimis Kabupaten Gresik akan merebut juara umum di ajang MTQ tahun ini," katanya.
Sekda juga berpesan kepada para peserta agar selalu berupaya secara optimal untuk mencapai kesuksesan dan meraih prestasi yang dapat menjadi kebanggaan warga Kabupaten Gresik.
"Kepada para pembina official MTQ agar bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh dalam mengawal terwujudnya prestasi yang gemilang," pintanya.
Hadir juga, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Moh. Ersat, Asisten I Setda Gresik Suyono, Plh Kepala Bagian Kesra Khoirul, serta Ketua Tim Pembina MTQ Kabupaten Gresik, KH Saiful Munir. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






