SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Puskesmas Omben mengikuti pelaksanaan reakreditasi yang digelar Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Sampang. Kali ini yang ditargetkan adalah paripuna, karena sebelumnya telah menyandang kategori utama.
Pelaksanaan reakreditasi ini berlangsung pada 16-18 November 2023, 1 hari daring 2 hari luring. Puskesmas Omben telah sukses mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga: Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Bringin Sampang Masuk Tahap Pengerjaan, Diduga Tak Sesuai Perencanaan
Kepala UPTD Puskesmas Omben, Yuanita, berkomitmen akan meningkatan pelayanan kesehatan. Bagi dia, Puskesmas menjadi salah satu jenis fasilitas kesehatan tingkat pertama yang memiliki peran penting dalam sistem kesehatan nasional terutama, sub sistem upaya kesehatan.
"Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat, upaya kesehatan perorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerja masing-masing," ungkapnya, Sabtu (18/11/2023).
Ia menjelaskan, tujuan dari reakreditasi adalah untuk pembinaan serta peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen mutu, dan sistem penyelenggaraan pelayanan serta program. Yuanita berharap, Puskesmas Omben dapat memperoleh predikat Paripurna pada akreditasi kali ini.
Baca Juga: Polda Jatim Kembali Periksa 12 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lapen Sampang
Sesuai agenda kegiatan, setelah melakukan daring dengan UPTD Puskesmas Omben kemudian Tim Surveyor KMKP, Saiful Anwar, dan Hendriyanto mengambil alih kendali kegiatan selama 2 hari untuk pelaksanaan penelusuran dokumen, penelusuran sistem penyelenggaran, dan fasilitas serta wawancara bersama lintas sektor dan pimpinan manajemen.
"Semoga pelaksanaan reakreditasi dapat bermanfaat bagi semua pihak. Terutama setelah survei, kita bisa menjadikan hasil hari ini sebagai budaya atau kebiasaan kita dalam memberikan pelayanan yang bermutu dan menyelamatkan pasien dari hal-hal yang tidak kita harapkan," paparnya. (tam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News