Korban saat dievakuasi kepolisian usai ditemukan meninggal di bawah jembatan Buduran Sidoarjo.
“Kemarin kabarnya memang kena begal, makanya begitu tahu kita bantu untuk cari mobil korban,” katanya.
Menurutnya, dari hasil penelusuran beberapa rekan sopir taksi online, diketahui korban mengangkut penumpang dari sekitaran hotel wilayah Pabean, Sedati, Kamis (14/12/2023).
“Nah itu sore sempat bikin status WA juga almarhum,” ujarnya.
Kemudian, diketahui koordinat titik tujuan di aplikasi milik korban berada di Rangkah Kidul, Sidoarjo.
“Titik terakhir aplikasi terlihat sekitar tengah malam 00.30 kalau gak salah di sana,” tuturnya.
Atas kejadian yang terjadi terhadap rekannya, Samuel beserta keluarga korban mendorong polisi agar segera mengusut dan menangkap pelaku.
“Mobil tersebut baru saja kredit mobil tersebut delapan bulanan,” katanya.
Dokter Spesialis Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, dr. Deka Bagus Binarsa mengungkapkan bahwa korban meninggal dunia akibat adanya kekerasan benda tumpul.
“Serangan di kepala tersebut menyebabkan kematian dari korban,” katanya.
Selain luka kepala yang membuat Abdul Malik meninggal, wajah sopir taksi online tersebut juga babak belur, serta terdapat luka robek yang disebabkan benda tumpul atau bahkan pukulan tangan.
Dari hasil otopsi korban diketahui meninggal sekitar enam hingga delapan jam selepas ditemukan di sungai.
“Dari hasil otopsi kekakuan mayat kurang lebih rentang enam jam,” pungkasnya (cat/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






