Mengenal SGIE yang Ditanyakan Gibran ke Cak Imin Pada Debat Cawapres 2024. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - State of the Global Islamic Economy (SGIE) merupakan laporan indikator ekonomi islam global yang dirilis oleh DinarStandard, di Dubai, Uni Emirate Arab.
Laporan Indikator Ekonomi Islam Global mencakup 81 negara. Posisi Indonesia berada di peringkat empat di bawah Malaysia, Arab Saudi, UEA, dan di atas Turkiye.
BACA JUGA:
- Menyelamatkan NU, Merawat Rahim: Catatan Reflektif dari Halal Bihalal IKA PMII 2026
- Cak Imin Sebut Ketum PBNU Gagal, Jangan Diteruskan, Nusron: Aumni PMII seperti Tamu di PBNU
- Tinggal PSI, Ketum Parpol Rame-Rame Tinggalkan Gibran pada Pilpres 2029
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
Adapun beberapa kriteria yang menjadi penilaian mencakup sektor keuangan Islam, makanan dan minuman halal, kosmetik, obat-obatan halal, perjalanan ramah muslim, fesyen sederhana, serta media dan rekreasi bertema Islam.
Laporan yang dibuat oleh DinarStandard didukung oleh Departemen Ekonomi dan Pariwisata (DET) di Dubai.
Selain itu, dalam SGIE Report 2022, produk makanan halal (halal food) Indonesia juga dilaporkan menempati peringkat dua dunia.
Sementara itu, peringkat Islamic finance Indonesia menempati nomor 7, fashion ramah muslim peringkat 3, kosmetik dan obat-obatan halal di peringakt 9.

Sumber foto: Ist






