Kantor Dispendik, di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik. (Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)
GRESIK,BANGSAONLINE.com -Sejumlah pengelola lembaga pendidikan baik SD Negeri maupun SMP negeri di Kabupaten Gresik, meradang.
Sebab, bantuan swakelola untuk perbaikan sekolah dari program Bantuan Keuangan (BK) hingga menjelang tutup tahun anggaran 2023 kurang beberapa hari ini belum cair.
Padahal, rata-rata sekolah ada yang menalangi dulu biaya untuk pembangunan. Bahkan, ada yang pinjam barang-barang di tokoh material untuk pembangunan sekolah.
"Ini cair kapan tagihan BK? Sudah mau tutup tahun anggaran 2023. Kita ditagih galangan yang kami pinjami material untuk pembangunan," ucap salah satu pengelola lembaga pendidikan kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (26/12/2023).
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, Herawan menyatakan, tahun 2023 ada 500 lembaga pendidikan yang mendapatkan bantuan perbaikan sekolah lewat program BK dengan model swakelola.
"Ada 500 lembaga pendidikan. Total anggarannya Rp 40 miliar," ucap Herawan kepada BANGSAONLINE.com.
Menurutnya, dari 500 lembaga pendidikan yang mendapatkan bantuan tersebut, rata-rata sudah rampung melakukan pekerjaan swakelola.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




