Ketua Bawaslu Kota Kediri, Yudi Agung Nugroho, saat memberi keterangan kepada awak media. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 856 orang PTPS atau pengawas tempat pemungutan suara se-Kota Kediri dilantik secara serentak, Senin (22/1/2024). Ketua Bawaslu Kota Kediri, Yudi Agung Nugroho, memastikan hal itu dan mengatakan bahwa jumlah tersebut sesuai dengan jumlah TPS di Kota Tahu.
Ia berpesan kepada PTPS yang baru dilantik agar bisa menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku. Menurut dia, tugas yang diemban PTPS tidaklah ringan karena harus mengawasi persiapan pemungutan suara.
BACA JUGA:
- Upah Rp70-90 Ribu, Penambang Pasir Brantas Kediri Tetap Bertahan
- Wali Kota Kediri Dorong Guru TK Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan di Era Digital
- Wali Kota Kediri Tekankan Stabilitas Daerah Demi Kelancaran Pembangunan
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
"Kemudian, mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, persiapan penghitungan suara, pelaksanaan penghitungan suara dan pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS," ujarnya kepada awak media usai pelantikan.
Sementara itu, Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, mengucapkan selamat atas dilantiknya 856 orang PTPS. Ia pun meminta agar PTPS yang baru dilantik bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Ratusan PTPS berasal dari 46 Kelurahan di 3 kecamatan, yaitu Kota, Pesantren, dan Mojoroto. Mereka akan bekerja selama satu bulan.
Jadwal pemungutan suara atau hari pencoblosan Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Artinya, masa kerja PTPS dari 22 Januari hingga 21 Februari 2024.
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Serbaguna IAIN Kediri itu juga dihadiri sejumlah pejabat terkait. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




