Kadinkes Bangkalan, Nurhotibah saat memberikan penjelasan kepada media, Jumat (8/3/2024).
"Kami juga sudah memanggil seluruh kapus, agar memperbaiki pelayanan pada masyarakat. Karena sebagai layanan kesehatan harus melayani masyarakat sebaik mungkin. Kami juga memastikan bahwa alat di puskesmas lengkap," jelasnya.
Atas kejadian itu, Dinkes Bangkalan memohon maaf kepada masyarakat jika ada pelayanan yang kurang baik. Pihaknya berjanji akan terus membenahi pelayanan fasilitas kesehatan.
"Kami sebagai keluarga besar dinkes mohon maaf jika ada pelayanan yang kurang berkenan. Kami berjanji akan terus berbenah dalam memberi pelayanan untuk masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya Warga Arosbaya, Rifqi Arifuddin, mengeluhkan penolakan oleh Puskesmas Arosbaya saat membawa anaknya untuk berobat karena demam tinggi. Kejadian itu diceritakan melalui akun Facebook miliknya.
"Anak saya sakit, oleh istri saya dibawa ke puskesmas sekitar pukul 02.00-03.00 WIB. Sesampainya di sana langsung ditolak oleh perawatnya, alasannya penuh dan alat-alatnya tidak ada," ujarnya saat dihubungi via telepon. (fat/uzi/mar/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




