Tangkapan layar video yang viral sejumlah warga membawa senjata tajam, bahkan ada teriakan untuk mengajak carok.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Beredar video sejumlah orang memegang senjata tajam jenis celurit dan berteriak menantang carok viral media sosial.
Tak tanggung-tanggung, dalam rekaman tersebut terlihat juga seorang emak-emak juga ikut bersenjata.
BACA JUGA:
- Dua Santri Terjatuh dari Lantai Dua Asrama di Pamekasan, Satu Meninggal Dunia
- Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Bos di Pamekasan
- Korwil BGN Pamekasan Jalani Klarifikasi 10 Jam di Polres, Didampingi Wakareg Jatim
- Polres Pamekasan Dalami Dugaan Rangkap Jabatan Korwil BGN, Pemeriksaan Maraton 10 Jam
Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, kejadian itu berawal dari kecelakaan mobil dan sepeda motor di Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.
"Saat kecelakaan tersebut kedua belah pihak saling cekcok mulut, lalu datang Ahmadi, warga Desa Bulangan Barat yang spontan mengatakan ‘sudah biarkan saja bila tidak mau dilerai’ dan waktu mengatakan itu ada yang memvideo,” kata AKP Sri Sugiarto, Kamis (21/03/2024).
Lebih lanjut, ia mengatakan, ada salah satu video saat Ahmadi mengatakan hal itu, dan mancing keluarga dari keluarga Roy dan Fairul warga Desa Tebul Timur yang terlibat kecelakaan itu tidak terima.
Bahkan, keesokan harinya pada 20 Maret 2024, sekitar pukul 15.20 WIB, keluarga Roy dan Fairul mendatangi Ahmadi di rumahnya dengan membawa celurit.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




