Motor di Kos Balongbendo Sidoarjo Hilang, Korban Sebutkan Ciri-cirinya

Motor di Kos Balongbendo Sidoarjo Hilang, Korban Sebutkan Ciri-cirinya Tangkapan layar rekaman CCTV di kos yang berada di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanor) menggondol satu unit sepeda motor yang berada di kos-kosan di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Minggu (31/3) pagi.

Pelaku curanmor tersebut berhasil menggondol Honda Vario warna merah bernopol W 3308 NDX, yang saat itu sudah dikunci stang ke kanan.

Hartono, pemilik motor saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya mengetahui motornya hilang sekitar pukul 4.40 WIB. Saat itu, istrinya saat membuka pintu motor tersebut sudah tidak ada di tempatnya.

"Istri saya waktu membuka pintu, liat motornya sudah tidak ada," ujarnya.

Ia mengatakan, dirinya merupakan pekerja bongkar muat yang saat itu kebetulan baru pulang kerja. Sekitar pukul 3.00 WIB, dirinya masih mendengar remaja sekitar membangunkan sahur.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat kejadian kondisi pagar kos-kosan itu sudah tertutup dan sepeda motor sudah dikunci stang kekanan.

"Sudah dikunci stang kanan. Saat kejadian kondisi kos sepi hanya ada dua motor punya saya dan tetangga," ungkapnya.

Mengetahui motornya hilang, korban langsung meminta rekaman CCTV kepada pemilik kos yang menyorot di lokasi.

Ternyata saat dicek di CCTV, terlihat satu pelaku yang masuk ke halaman kos korban dan melakukan pencurian. Pelaku sempat terlihat mondar-mandir untuk memastikan kondisi aman.

Setelah itu, lanjut korban, pelaku melakukan aksinya. Namun, pelaku sempat merasa kesulitan karena motor korban dikunci stang ke kanan.

Pelaku akhirnya, menendang setir motor korban sebanyak tiga kali hingga setir motor bisa dirusak. Kemudian, memasukkan alat semacam kunci T ke dalam kunci.

Dari rekaman CCTV, pelaku berperawakan gemuk menggunakan baju berwarna hitam, bercelana jeans dan bermasker. Pencurian itu, berlangsung selama dua menit.

Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balongbendo.

Kanit Reskrim Polres Balongbendo, Iptu Ali Mahmud membenarkan kejadian tersebut, pihaknya mengaku masih dalam penyidikan.

"Masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (cat/rif)