Pj. Wali Kota Kediri, Zanariah, saat memberi sambutan pada kegiatan Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) se-Kota Kediri, di Ruang KiliSuci Hotel Grand Surya, Selasa (25/5/2024). Foto: Ist.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri, Zanariah memberikan penghargaan pada kegiatan Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) se-Kota Kediri, di Ruang KiliSuci Hotel Grand Surya, Selasa (25/5/2024).
Narasumber dalam kegiatan pembinaan PHBS ini adalah Ketua Tim Kerja Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Malik Afif, dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin Kota Kediri Ning Nadia Khoirina.
BACA JUGA:
- Dinkes Kota Kediri dan BNN Ajak Mahasiswa Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba
- Wali Kota Kediri Hadiri Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien
- 38 PNS Kediri Naik Pangkat, Mayoritas Guru Diminta Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Warga Jangan Panic Buying! Inflasi Kota Kediri Capai 3,27 Persen pada Mei, Ini Pemicunya
Zanariah mengatakan, Kota kediri sebagai salah satu kota di Indonesia yang memiliki puluhan pondok pesantren dengan jumlah santri yang mencapai puluhan ribu jiwa.
Para santri tersebut, memiliki keseharian yang selalu bersama-sama dan bersifat komunal, mulai dari tidur, makan, belajar, bermain beribadah.
Namun, sifat tersebut memiliki kerentanan yang cukup tinggi terhadap penyakit, seperti gatal-gatal, diare, demam berdarah, gizi kurang seimbang hingga tuberkulosis. Apalagi jika tidak diimbangi dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Melihat kondisi tersebut, hari ini kita membahas terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat bagi pos kesehatan pesantren (Poskestren) dengan para narasumber. Jadi tidak hanya sehat rohaninya namun juga sehat jasmaninya,” jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




