Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan saat podcast bersama BANGSAONLINE dalam program Jawara atau akronim dari Jagongan Wakil Rakyat.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya dalam mendukung program ke-6 Mas Rusdi dan Gus Shobih, yakni layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu.
Hal tersebut disampaikan oleh Abdul Karim, Faizaturrohmah, dan Munawir Abdul Salam, saat mengikuti Podcast Jawara atau akronim dari Jagongan Wakil Rakyat yang mengangkat tema 'Pasuruan Sehat: Akses Tanpa Hambatan'.
BACA JUGA:
- Aliansi Poros Tengah Wadul ke DPRD Kabupaten Pasuruan, Tanah Diduga Diserobot Akses Tambang
- Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Pastikan Aspirasi Warga Jadi Dasar Regulasi
- Komisi IV DPRD Pasuruan Kawal Aspirasi Warga Hadapi Krisis Air Bersih
- Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Fokus Stabilitas Harga dan Distribusi Pangan
Cak Karim, sapaan akrab Abdul Karim, menjelaskan bahwa prinsip dari program itu adalah memastikan warga tidak mampu tetap mendapat layanan kesehatan tanpa beban biaya.
“Prinsipnya adalah Universal Health Coverage. Pemerintah hadir memastikan warga yang tidak mampu bayar iuran BPJS, iurannya dibayarkan melalui APBD. Jadi, ‘Gratis’ bukan berarti tanpa prosedur, tapi tanpa beban biaya bagi warga yang memenuhi kriteria kurang mampu,” paparnya.
Sedangkan Ning Faiz menegaskan layanan kesehatan gratis bukan hanya untuk warga miskin ekstrem, tetapi juga bagi masyarakat yang rentan jatuh miskin akibat biaya rumah sakit.
Sementara itu, Abah Wir menambahkan, pihaknya memastikan anggaran benar-benar sampai ke rumah sakit sebagai layanan, bukan tertahan di birokrasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




