Sekda Tuban Budi Wiyana (tiga dari kanan) saat meninjau hasil kreasi salah satu peserta lomba cipta menu B2SA.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban Budi Wiyana berharap lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) bisa menurunkan angka stunting di Kabupaten Tuban.
"Kegiatan yang diikuti berbagai organisasi wanita di Kabupaten Tuban ini tak hanya sekadar lomba, tapi juga bisa membuat menu makan yang bisa membantu pemerintah untuk menurunkan angka stunting," ujar sekda saat membuka acara lomba cipta menu B2SA di Pendopo Krido Manunggal, Rabu (2/7/2024).
BACA JUGA:
- Pemkab Tuban Salurkan 42 Hewan Kurban, Dibagikan ke Kecamatan hingga Ormas
- Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
Dalam lomba ini, para peserta berkompetisi menyuguhkan olahan makanan B2SA dan olahan ikan. Di antaranya, sate lilit ikan tenggiri, bola tenggiri, abon ikan, dan minuman herbal.
Proses penjurian dilakukan chef profesional, ahli gizi Dinkes P2KB, pengusaha katering, dan guru tata boga SMKN 2 Tuban.
"Sebenarnya kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat perihal olahan makanan yang memenuhi syarat B2SA. Serta mampu mendukung optimalisasi sektor perikanan di Kabupaten Tuban," kata sekda.
Ia pun optimis kampanye makanan B2SA dan olahan ikan ini mampu mempercepat penurunan stunting. Sebab, makanan yang bergizi menjadi salah satu elemen penting untuk mencukupi gizi bagi keluarga dan anak-anak, khususnya di Kabupaten Tuban.
"Bila memungkinkan dibuatkan menu yang simpel, murah, dan bisa ditiru setiap keluarga," ungkapnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




