Dadang Dedy Iskandar, Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke distributor hingga gudang penyangga, Rabu (14/8/2024) kemarin.
Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya Pemkab Sumenep memastikan ketersediaan pupuk untuk musim tanam tahun ini aman.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Inovasi Smart Farming Machida oleh Petani di Sumenep: Satu Pohon Melon Bisa Hasilkan 30 Buah
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
Dalam monev tersebut, tim KP3 meminta distributor ataupun kelompok tani (poktan) untuk menertibkan administrasi pengambilan pupuk agar terhindar dari temuan-temuan negatif.
"Kami mengimbau kepada para kelompok tani untuk secepatnya menebus pupuk bersubsidi sebagai persiapan masa tanam berikutnya di tahun ini," ujar Dadang, Kamis (15/8/2024).
"Untuk stok masih aman-aman saja. Karenanya, kami mengimbau kelompok tani untuk segera menebus pupuk bersubsidi tersebut, agar masa tanam berikutnya pada tahun ini lancar," imbuhnya.
Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Sumenep, Abd. Madjid, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memonitor stok pupuk bersubsidi di distributor dan gudang penyangga.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




