KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Sebelum memasuki masa kampanye, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kediri menggelar deklarasi damai bersama dengan dua pasangan calon, Kamis (27/8).
Dalam deklarasi Kampaye damai ini, kedua pasangan calon yang mengucapkan 6 butir-butir deklarasi yang dibacakan oleh ketua KPUD Kabupaten Kediri Sapta Andaru Isworo ini mendapatkan pengawasan yang ketat dari pihak kepolisian. Bahkan, tamu undnagan yang juga dihadiri oleh seluruh jajaran forpimda ini untuk memasuki tempat deklarasi undangan yang masuk harus dicek dengan metal detator terlebih dahulu.
Baca Juga: Cabup Dhito Komitmen Wujudkan Kemandirian Usaha dan Cegah Aksi Bullying Bagi Anak Difabel
Menurut Sapta, Deklarasi Kampaye Damai dilakukan agar setiap pasangan calaon agar dalam proses masa kampanye bisa dilakukan dengan penuh tanggung jawab sesuai undang-undang yang berlaku. “Diharapkan dalam kampanye bisa saling menghormati, jika timbul gesekan diselesaikan secara musyawarah, jika tidak selesai bisa ke jalur hukum, jangan dengan kekuatan masa yang cenderung anarkis,” ujarnya.
Menurut Sapta Jadwal masa kampaye dalam Pilkada tahun-tahun sebelumnya hanya 14 hari, Namun untuk Pilkada tahun ini jadwal masa kampanye cukup panjang, yakni mencapai 100 hari yang dimulai tanggal 27 Agustus hingga menjelang pemilihan. “Ini waktu yang sangat panjang untuk melaksanakan kegiatan kampaye, dengan waktu cukup panjang ini bisa dimungkinkan terjadinya gesekan,” tegas Sapta usai Deklarasi.
Sementara dalam deklarasi tersebut, pasangan Harmas mengungkapkan Visi dan Misi secara singkat, khususnya terkait swasembada pangan. “Ada 14 poin misi, 15 program Visi dan Misi, membangun masayarakat sejahtera seutuhnya lahir dan batin," kata pasangan Harmas.
Baca Juga: Usai Debat Pilbup Kediri 2024, Sejumlah Pendukung Paslon 01 Pindah Haluan Dukung 02 Dhito-Dewi
Sementara pasangan AA menyatakan jika dalam kampaye nanti tidak ada alasan untuk tidak damai sesuai apa yang dideklarasikan. “Jika saya jadi Bupati saya mengerti apa yang dibutuhkan masyarakat Kediri, pendidikan mental-mental yang baik,” ungkapnya. (rif/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News