Bupati Blitar Rini Syarifah saat meluncurkan program inovasi Tali Centing.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Bupati Blitar Rini Syarifah meluncurkan Tali Centing, program inovasi dari Dinas Kesehatan. Tali Centing adalah akronim dari Kelompok Wanita Peduli Pencegahan Stunting.
Dalam sambutannya, Bupati Rini menyampaikan angka stunting di Kabupaten Blitar pada 2023 yang mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan 2022. Data tersebut berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI).
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Pada 2022, prevalensi stunting di Kabupaten Blitar sebesar 14,3 persen, dan pada 2023 sebesar 20,3 persen.
Sedangkan pada 2024, angka stunting di Kabupaten Blitar ditargetkan turun menjadi 8,6 persen.
"Artinya, kita semua harus bekerja keras, bersinergi, dan kolaborasi untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Blitar," kata bupati yang karib disapa Mak Rini.
Percepatan penurunan stunting menjadi prioritas pembangunan yang dituangkan dalam Perpres No 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Adapun strategi pencapaian percepatan penurunan stunting adalah setiap upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif, dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di pusat, daerah, dan desa.






