Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Safi
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Safi SH. MH yang hadir di debat Pilbup Bangkalan mengapresiasi jalannya debat pertama yang lancar dan tak saling menyerang.
"Akan tetapi perlu di tingkatkan agar suasan kampaye tidak tegang,” kata Safi kepada BANGSAONLINE, Kamis (10/10/2024).
BACA JUGA:
- Mahasiswa FKIP UTM Raih Medali Perunggu POMNAS 2025 di Cabor Pencak Silat
- Tim KKN Tematik UTM Gelar Sosialisasi Penguatan Poklahsar di Desa Tanjung Pamekasan
- Pesan Rektor UTM saat Wisuda ke-39: Simpan Ijazah, Siapa Tahu Jadi Presiden
- UTM Siap Wujudkan Kampus Berdampak, Berbagai Riset Bakal Dilakukan untuk Kebermanfaatan Masyarakat
Menurut Safi, substansi jawaban masing-masing paslon dalam debat yang bertema infrastuktur, ekonomi dan pendidikan, sama-sama memiliki komitmen untuk mengembangkan Kabupaten Bangkalan.
"Kedua paslon komitmennya tidak jauh berbeda, hanya tinggal siapa yang mampu mendapatkan simpati dari rakyat lebih besar,” ungkapnya
Saat ditanya tekait peran perguruan tinggi di Madura, Ia menjelaskan jika selama ini sudah melakukan kerja sama dengan Pemkab Bangkalan, dan kedepannya akan berlanjut demi kemajuan Bangkalan.
"Memang di debat perdana tidak dikupas terkait keberadaan Perguruan Tinggi di Bangkalan, hal ini karena fokus pada tema pendidikan yang menjadi wilayah Pemkab Bangkalan, yaitu Pendidikan dasar dan menengah (SD-SMP)," ujarnya.
"Mungkin itulah sehingga kedua paslon tidak banyak mengupas peran peran perguruan tinggi di Bangkalan, selain karena keterbatasan waktu," imbuhnya.
Safi menegaskan, kampus UTM selalu siap membantu pemerintahan di Madura khususnya di Bangkalan untuk dilibatkan saat pengambilan berbagai kebijakan publik. (uzi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






