Gus Mujib saat penyerahan bantuan pasokan air bersih di Desa Karangjati
PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Calon Bupati (Cabup) Pasuruan KH Mujib Imron menyoroti masalah krisis air bersih yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, persoalan krisis air bersih ini tidak akan selesai dengan distribusi bantuan air bersih. Persoalan ini harus segera dicari penyebabnya dan diputus mata rantainya.
BACA JUGA:
- Pimpinan LSM Pasdewa Turut Pertanyakan Sisa Anggaran Pilbup Pasuruan 2024: Rp1,5 M Lari ke Mana?
- KPU Tak Kunjung Laporkan Sisa Anggaran Pilbup Pasuruan, Dewan: Dua Bulan Habis Rp5 Miliar?
- KPU Kota Pasuruan Resmi Tetapkan Adi Wibowo-M Nawawi Jadi Kepala Daerah Terpilih
- KPU Tetapkan Paslon Rusdi-Shobih Peraih Suara Terbanyak di Pilbup Pasuruan 2024
Hal itu ia sampaikan, usai memberi bantuan pasokan air bersih untuk masyarakat Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang,
“Insyallah, persoalan krisis air bersih bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan yang selama ini tidak terselesaikan akan kami selesaikan,” kata pria yang akrab disapa Gus Mujib Jumat (11/10/2024).

Dirinya dan Ning Wardah sudah menyiapkan solusi untuk mengatasi krisis air bersih bila jadi pemenang di Pilbup Pasuruan 2024.
“Di Tosari, Lumbang, Pasrepan, Wonorejo, Purwodadi dan beberapa lainnya kalau musim kemarau panjang memang rawan kekeringan,” lanjutnya.
Dalam hal ini Paslon Gus Mujib-Ning Wardah (MUDAH) akan bertekad menyediakan air bersih yang seharusnya menjadi hak setiap warga.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




