Bagus dan Medy. Foto: Hud/bangsaonline
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Usulan pemecatan Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Kebomas, Mega Bagus Saputra dan Wakil Ketua BP Pemilu PAC Kecamatan Gresik, Agus Chumaidy, yang dilayangkan DPC PDIP Gresik, hingga saat ini belum direspons oleh DPD PDIP Jawa Timur.
"Belum turun sampai saat ini. DPD belum membalas usulan pemecatan Mas Bagus dan Mas Medy yang telah kami kirim pada 18 Oktober," ucap Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (8/11/2024).
BACA JUGA:
- Lantik Pengurus Anak Cabang se-Pasuruan Raya, Sekretaris DPD PDIP Jatim Singgung soal MBG
- PDIP Jatim Belum Sampaikan 18 Nama Ketua PAC Terpilih se-Gresik, Sekretaris DPC: Rencana Bulan Ini
- Wadahi Kreativitas Gen Z, PDIP Gresik Sukses Gelar Barata Ngabuburit E-Sport Championship 2026
- Perkuat Sinergi Parpol-Ormas, PDIP Gresik Silaturahmi ke PCNU Salurkan 1.000 Sarung
Noto menambahkan, PDIP Gresik sudah menjalankan mekanisme partai dalam menindak pengurus atau kader yang ditengarai melakukan pelanggaran AD/ART atau kebijakan organisasi.
"Yang penting kami sudah usulkan pemecatan Mas Bagus dan Mas Medy yang kami nilai melangar kebijakan partai dan AD/ART partai. Soal keputusan akhir saya serahkan ke DPD dan DPP," terang Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik ini.
Noto menambahkan, bahwa DPC PDIP Gresik tunduk dan patuh atas keputusan dan kebijakan partai yang mendukung dan mengusulkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif pada Pilkada Serentak 2024.
Diketahui, baik Bagus maupun Medy diusulkan pecat oleh DPC PDIP Gresik karena mendukung kotak kosong atau bumbung kosong pada gelaran Pilkada Gresik 2024.
Bagus membenarkan dirinya mendukung kotak kasong pada Pilkada Gresik 27 November 2024.
Ia pun mengungkapkan sejumlah alasan menambatkan dukungan terhadap kontestan bumbung kosong pada Pilkada Gresik 2024.
Antara lain, mendukung bumbung kosong sebagai bentuk keberpihakan kepada wong cilik (masyarakat kecil). Sikap itu, kata Bagus, sejalan yang diajarkan oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
Karena itu, Bagus mempertanyakan sikap DPC PDIP Gresik yang mengusulkan pemecatan dirinya dari pengurus partai ke DPD dan DPP atas tindakannya mendukung bumbung kosong di Pilkada Gresik 2024.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




