Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan saat menggelar audiensi bersama warga terkait limbah PT Cargill.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Warga Dusun Kedamean, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, memprotes limbah PT Cargill yang membuat resah. Hal tersebut diutarakan oleh salah satu warga sekitar saat audiensi dengan Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Kamis (14/11/2024).
"Berdirinya Chargil selalu berdampak kepada warga yakni limbah fly ash," kata Rahmat.
BACA JUGA:
Ia menjelaskan, keresahan warga itu ditengarai suara brising, debu berkeliaran, aktivitas yang terganggu, bau tak sedap, pencemaran, dan sebagainya. Menurut dia, belum ada solusi untuk masyarakat dari pihak PT Cargill.
Oleh karena itu, warga meminta pertanggungjawaban dari perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang layak bagi warga sekitar.
"Sekiranya lingkungan di sana bisa hidup sehat, bebas polusi dari pencemaran limbah, kenyamanan mereka tidak terganggu," cetusnya.
Sementara itu, Lujeng Sudarto yang menjadi pendamping warga mempertanyakan izin lingkungan, karena pihak perusahaan tidak melakukan komunikasi, dan PT Cargill tetap beroperasi. Ia juga mendesak agar perusahaan berhenti jika administrasi belum lengkap.
"Kalau tidak dipenuhi aspirasi itu maka saya akan menggelar unjuk rasa bersama masyarakat terdampak," ucapnya.
Sedangkan Nugroho selaku perwakilan dari PT Cargill merespons komplain warga terkait operasional perusahaan, IMB, analisis mengenai dampak lingkungan, dan sebagainya.
"Jikalau ada komplain, kami punya kajian semuanya, kami tetap melakukan perbaikan kalau memang ada kekurangan yang terjadi di lingkungan," sebutnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




