Para pekerja pabrik rokok Sampoerna berebut foto bareng dengan petahana Khofifah
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa menyapa ribuan pekerja di PT Sampoerna Plan di Jalan Raya Kalirungkut Surabaya, Jumat (15/11/2024) pagi.
Disambut jajaran direksi PT Sampoerna, di kesempatan ini Khofifah menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi semua industri padat karya di Jatim sebagai kekuatan untuk memberikan tetesan kesejahteraan pada masyarakat terutama dalam hal pembukaan lapangan kerja.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
- Tertipu saat Wawancara Kerja, Motor Pemuda di Surabaya ini Dibawa Kabur Maling
- DPRD Surabaya dan PCNU Bahas Aspirasi Warga hingga Usulan Nama Jalan Pendiri NU
- Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Surabaya
Tidak hanya itu, Khofifah juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengupayakan perlindungan dan penyejahteraan pekerja di industri padat karya di Jatim khususnya yang bekerja di industri SKT.
Salah satunya sebagaimana telah dilakukan di periode pertama yaitu penyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
“Saat kami masih menjabat sebagai Gubernur, kami sempat di sini menyalurkan program BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). DBHCHT ini adalah persentase tertentu yang kita diizinkan untuk mengusulkan ke Kementerian Keuangan. Salah satunya untuk mereka yang terdampak dari tembakau, salah satunya untuk pekerja di pabrik rokok dan juga MPS,” tegas Khofifah.
Di tahun 2023, diketahui Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil menyerahkan BLT DBHCHT untuk pekerja pabrik rokok lintas wilayah dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 9.259 orang dengan nilai Rp 13,8 miliar.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




