Ribuan warga memadati Lapangan Dinoyo untuk mengikuti Mubarok Bersholawat. Foto: ROCHMAT SAIFUL ARIS/ BANGSAONLINE
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra dan Muhammad Rizal Oktavian, menggelar sholawat bersama masyarakat di Lapangan Dinoyo Kecamatan Jatirejo, Rabu (20/11/2024) malam.
Kegiatan bertajuk "Mubarok Bersholawat" tersebut dihadiri sepuluh ribu warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Jatirejo dan sekitarnya.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Bukan Cuma Senam Bersama, Rangkaian Hari Jadi Mojokerto ke-733 Diwarnai dengan Santunan-Makan Gratis
- PAD Mojokerto Lampaui Target, Gus Barra: Berkat Kerja Sama Antarpihak
- Kiai Asep Targetkan Ketua DPRD, Saan Mustopa Nasdem Terkesan Relawan Gus Bara-Gus Habib Capai 27.000
Dalam orasi politiknya, Gus Barra mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto berjuang bersama Mubarok untuk membuat perubahan besar dalam sejarah Mojokerto. Utamanya dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur.
Menurutnya, visi itu bisa terwujud apabila paslon Mubarok memenangkan Pilkada Mojokerto 2024.
Gus Barra berharap melalui sholawat bersama ini, masyarakat Kecamatan Jatirejo semakin kompak dan bersemangat memenangkan paslon Mubarok. Tak terkecuali 17 kecamatan lainnya.
Ia menargetkan pasangan Mubarok menang mutlak 90 persen. "Tahun 2024 kita menuju ke arah perubahan Kabupaten Mojokerto yang lebih baik lagi. Kabupaten Mojokerto harus ada perubahan. Siapa yang menginginkan tata kelola pemerintahannya bersih, jujur dan amanah, maka coblos nomor 02 Mubarok," ajak Gus Barra.
"Bila Mubarok menang, tidak ada lagi jual-beli jabatan, tidak ada lagi korupsi, tidak ada lagi KKN," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Barra juga berjanji akan meningkatkan pendapatan guru TPQ apabila terpilih sebagai Bupati Mojokerto.
Selain guru, pihaknya juga akan memperhatikan kesejahteraan petani dan para tenaga honorer lainnya.
Serta, akan memindahkan pusat pemerintahan ke dalam wilayah Kabupaten Mojokerto sendiri.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




