Pun begitu untuk sektor ekonomi. Muhammadiyah sejauh ini telah memberikan kontribusi cukup signifikan. Yang banyak memberdayakan masyarakat secara masif. Pihaknya optimistis ini juga akan meningkat ketika IKN secara penuh telah beroperasi.
"Kita jadi lumbung logistik dan pangan. Kita jantung inovasi, digitalisasi. Dan ini akan memakin masif ketika ada IKN, Jatim akan menjadi gerbang baru nusantara," tegasnya.
Di sisi lain Emil menyampaikan terima kasih dan rasa syukurnya atas dukungan yang terus mengalir, bahkan jelang akhir masa kampanye.
"Alhamdulillah, kita terus berjuang sampai titik akhir. Sebenarnya ini memadankan jadwal juga, teman-teman sudah bergerak, tapi hari ini rasanya tidak lengkap kalau belum langsung bersilaturahmi," ujarnya.
Sedianya relawan ini sudah bergerak untuk mendukung Khofifah-Emil terpilih kembali menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim pada periode kedua. Namun pergerakan semakin intensif, jelang pencoblosan.
"Tapi hari ini dikumpulkan bersama-sama untuk semakin mengintensifkan sampai ke coblosan. Karena kita tahu, kita akan mengawal hari hari ini saat coblosan, pasca coblosan juga tidak kalah penting, ini adalah sesuatu kekuatan yang luar biasa," tegasnya.
Dengan tegas, Emil meminta para relawan ini untuk membantu pemenangan paslon Khofifah-Emil, yakni dengan cara mengawal dan mengamankan suara nomor urut dua Pilgub Jatim 2024 pada tanggal 27 November nanti.
"Termasuk penghitungan, rekapitulasi, semua harus dikawal," pesannya. (dev/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




