Kampanye gerakan menangkan kotak kosong di Kota Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Supardi, pemerhati politik asal Kota Pasuruan, menanggapi aksi sejumlah kelompok massa yang menyatakan bahwa golput adalah haram.
Supardi mengapresiasi adanya aksi tersebut. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak golput dan menyalurkan hak pilihnya.
BACA JUGA:
- Wali Kota Pasuruan Monitoring Kerja Bakti ASN, Wujudkan Kota Bersih Lewat Program ASRI
- Dukung Program Nasional, Mas Adi Pantau Langsung Check-up Kesehatan Gratis Pegawai Pemkot Pasuruan
- Perkuat Dukungan Program Nasional, Pemkot Pasuruan Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih
- Wali Kota Pasuruan Buka Sosialisasi Penguatan HAM, Tegaskan Hak Dasar Warga Harus Terpenuhi
"Dari pada golput, lebih baik mencoblos kotak kosong. Kotak kosong pilihan halal, monggo gunakan hak suaranya, jangan sampai golput," ujar pria asal Kraton, Gadingrejo tersebut, Sabtu (23/11/2024).
Dalam kesempatan ini, Supardi menanggapi Pilkada Kota Pasuruan yang hanya diikuti satu pasangan calon, alias paslon tunggal. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk mandulnya kaderisasi partai politik.
Ia juga menyoroti pasangan calon Wali Kota Pasuruan dan Wakil Wali Kota Pasuruan 01, Adi Wibowo - H. Nawawi, yang selama ini hanya mendatangi tokoh masyarakat tertentu.
"Seolah-seolah merasa menang mutlak, sehingga mereka tidak perlu turun lapangan menyapa masyarakat Kota Pasuruan," cetusnya.
"Orang punya gawe itu harus punya etika, pamitan kepada warganya, blusukan menyapa warga, ini gak kelihatan nih," tandas Cak Pardek, sapaan akrabnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




