Quick Count Pilkada Kabupaten Kediri 2024, Pasangan Dhito-Dewi Unggul 56,94 Persen

Quick Count Pilkada Kabupaten Kediri 2024, Pasangan Dhito-Dewi Unggul 56,94 Persen Calon Bupati Kediri nomor urut 2 Hanindhito Himawan Pramana saat menggelar konferensi pers didampingi istrinya (kiri) dan Calon Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE

Hasil ini didapat dari hitung cepat yang dilakukan Potret Indonesia. Meski hasil hitung cepat masih bersifat sementara, Dhito berinisiatif menghubungi Deny pada sekitar pukul 19.45 WIB melalui pesan instan (WhatsApp). Dalam pesan tersebut, ia mengucapkan permohonan maaf jika selama proses pesta demokrasi berlangsung terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

“Saya mengucapkan permohonan maaf selaku pribadi dan mewakili Mbak Dewi jika selama kontestasi Pilkada ada hal yang kurang berkenan baik itu secara tutur kata ataupun mungkin di tingkat tim pemenangan. Dan Pak Deny menyampaikan itu pula,” kata Mas Dhito.

Dalam komunikas itu, Mas Dhito mengaku bahwa Deny sepakat untuk berkolaborasi membangun Kabupaten Kediri pasca proses pesta demokrasi selesai mendatang.

“Jika memang di penetapan KPU yang terpilih adalah saya dan Mbak Dewi, maka beliau (Deny) siap untuk berkolaborasi membangun Kabupaten Kediri,” ungkap Mas Dhito.

Meski demikian, Mas Dhito belum menjabarkan bagaimana bentuk kolaborasi yang akan dijalin dengan Owner Tajimas Group tersebut. Dalam hal ini, pihaknya mengaku akan menyamakan visi misi dan program dengan Deny untuk direalisasikan di Kabupaten Kediri.

Kebijakan yang diambil Mas Dhito ini menunjukkan bahwa sosok orang nomor satu di Kabupaten Kediri mampu merangkul berbagai pihak guna mengangkat kesejahteraan masyarakat. Termasuk dengan tidak memetakan antara pendukung paslon nomor urut 01 dan 02.

“Yang tidak kalah penting adalah pesta demokrasi ini sudah selesai, tinggal bagaimana merajut kembali (hubungan keharmonisan) yang tadinya mungkin pendukung Pak Deny-Bu Mudawamah atau pendukung saya dan Mbak Dewi. Sekarang yang ada adalah seluruh masyarakat Kabupaten Kediri,” tegasnya.

Menurut Mas Dhito, menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting untuk menyelesaikan persoalan di Kabupaten Kediri, seperti pembangunan Pasar Ngadiluwih, Stadion Gelora Daha Jayati, mengawal pembangunan 3 gedung RSKK, memindahkan asrama SMA Dharma Wanita Boarding School, dan mensukseskan program Makan Siang Bergizi. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO