Petugas Call Center 122 di Sumenep saat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kondisi korban diketahui mengalami cedera pada paha sebelah kanan serta luka-luka ringan di bagian dagu dan lutut. Menanggapi kejadian itu, Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, menyatakan Tim Call Center 112 berhasil melaksanakan tugasnya, dan menunjukkan pentingnya layanan ini sebagai sarana komunikasi darurat yang cepat serta mudah diakses masyarakat.
"Layanan Call Center 112 dirancang untuk menjadi solusi membantu bagi warga yang sedang menghadapi situasi darurat. Kasus ini membuktikan bahwa sistem kami berjalan dengan baik, berkat koordinasi lintas instansi yang terus kami perkuat," paparnya.
Sedangkan Achmad Fauzi Wongsojudo menyebut Call Center 112 bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, mengingat Sumenep memiliki geografis kepulauan, sehingga layanan ini memang dirancang untuk memberikan respons cepat dalam berbagai situasi darurat.
"Kami terus berupaya menyempurnakan sistem ini agar dapat memberikan dampak yang lebih luas dan positif bagi masyarakat Sumenep," ucapnya.
Selain kasus Renan, Tim Call Center 112 di Sumenep juga telah menangani berbagai kejadian lainnya, seperti kecelakaan kapal, kebakaran dan kerusakan bangunan, dengan waktu respons yang semakin baik. Layanan tersebut diharapkan dapat terus menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat. (aln/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




