Kepala Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Edy Tambeng Widjaja. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jaringan jalan yang berfungsi sebagai penghubung wilayah di kawasan selatan Jawa Timur terus mengalami kemajuan yang signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dengan pembangunan jalan pantai selatan (Pansela) yang telah mencapai 386,91 kilometer.
Kepala Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Edy Tambeng Widjaja, mengatakan bahwa pembangunan jalan pansela merupakan salah satu program strategis pemerintah provinsi yang statusnya ditingkatkan menjadi proyek strategis nasional. Ia menilai, Pemprov Jatim sejauh ini terus berupaya mendorong percepatan, dan terus memonitoring pembangunan jalan yang dalam perencanaan total mencapai 628,39 kilometer itu.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
"Dari rencana panjang jalan pansela Jatim 628,39 kilometer, per Desember 2023 yang terbangun sudah sepanjang 386,91 kilometer atau sudah terealisasi 61,57 persen," ujarnya pada Senin (2/12/2024).
Edy merinci, jalan pansela Jatim melintas di 8 kabupaten, yakni Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi. Adapun rinciannya per Desember tahun lalu, jalan pansela di wilayah Pacitan sepanjang 86,01 kilometer, seluruhnya telah terbangun.
Kemudian untuk Trenggalek dari total 81,51 kilometer, yang sudah terealisasi sepanjang 40,11 kilometer. Lalu untuk wilayah Tulungagung sudah terealisasi 38,13 kilometer dari total perencanaan sepanjang 51,38 kilometer.
Selanjutnya Blitar dari total 62,78 kilometer, yang sudah terealisasi adalah 22 kilometer. Sedangkan untuk wilayah Malang, dari total perencanaan jalan sepanjang 98,10 kilometer, yang sudah terealisasi sepanjang 50,86 kilometer.
Di Lumajang, dari total 57,07 kilometer yang suda terealisasi sepanjang 30,50 kilometer, sementara wilayah Jember dari total 91,55 kilometer yang sudah terealisasi adalah sepanjang 32,01 kilometer. Banyuwangi sebagai wilayah dari total 100 kilometer yang sudah terealisasi adalah 87,2 kilometer.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




