YN (kanan) sebelum memasuki ruang sidang
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pengadilan Negeri Bangkalan menggelar sidang eksepsi kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh terdakwa YN, oknum Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Perdagangan, Rabu (18/12/2024).
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bangkalan, Fajrin Faisah, menuntut YN dengan Pasal 372 Jo tentang penggelapan, Pasal 65 ayat 1 KUHP, dan pasal 378 tentang penipuan, pada sidang yang digelar Rabu (11/12/2024).
BACA JUGA:
- Bikin Prank Pocong untuk Konten Tiktok, 3 Pelajar di Bangkalan Nangis Usai Didatangi Polisi
- Kos di Blega Diduga Jadi Lapak Sabu, Polres Bangkalan Amankan Pria 50 Tahun dan Puluhan BB
- Warga Bangkalan Tewas Diduga Ditusuk Iparnya
- Viral Teror Pocong Bersajam Resahkan Warga, Polres Bangkalan: UIah Iseng Tiga Pemuda
YN didakwa dengan dugaan menggelapkan BPKB motor dan sertifikat tanah milik pelapor Juhartati dengan kerugian ditaksir Rp150 juta.
Dalam sidang eksepsi itu, Kuasa Hukum YN, Risang Bima Wijaya, menyangkal semua dakwaan yang sebelumnya disangkakan kepada kliennya.
Eksespsi yang dibacakan itu meliputi: pertama, tidak memiliki data hukum yang kuat dan akurat. Kedua, membantah atas ketidakjelasan unsur pasal 372/378 yang telah didakwakan oleh JPU.
Ketiga, menurutnya, surat dakwaan penunjukan hukum yang dilaporkan tidak jelas. Keempat, dia meminta untuk dibatalkan surat tuntutan JPU dan menghapus nama baik terdakwa.
Kelima, tersangka melalui kuasa hukumnya memohon kepada majelis hakim untuk lebih dipertimbangkan.
Sementara itu, Juhartatik merasa YN tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikan BPKB sepeda motor dan sertifikat tanah miliknya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




