Petugas saat melakukan pembersihan material longsor di Kota Batu.
Peristiwa longsor ketiga terjadi di Jalan Raya Sumberbrantas Gang Mawar, Dusun Lemah Putih, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Batu menyebabkan peningkatan debit air, sehingga mengikis plengsengan berukuran panjang 7 meter dan tinggi 5 meter hingga ambrol.
Dampaknya, plengsengan non-teknis ambrol dengan dimensi panjang 7 meter, tinggi 5 meter, dan rumah atas nama Juwanto terancam longsor. Upaya yang dilakukan yakni pembersihan material longsor dan pemberian bantuan berupa terpal.
BPBD Kota Batu merekomendasi perlunya perbaikan plengsengan non-teknis oleh dinas terkait, tindak Lanjut pascabencana, pemberian bantuan terpal untuk penanganan darurat, dan pemberian bantuan logistik untuk kerja bakti
Peristiwa longsor keempat terjadi sekitar pukul 15.00 di RT 4 RW 3, Dusun Buludendeng, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Hujan deras yang terus mengguyur dan kondisi tanah yang jenuh menyebabkan plengsengan teknis dengan dimensi panjang 20 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 2 meter longsor.
Kejadian ini juga mengakibatkan pipa pembuangan terputus, menutup saluran drainase, dan sebagian akses jalan.
Selain bencana longsor, pohon tumbang juga terjadi di sepanjang Senin di Kota Batu, tepatnya pohon jenis mindi dengan diameter 50 cm dan tinggi 10 meter tumbang dan menimpa warung atas nama Suliati di Jalan Bukit Panderman Hill, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu (Arah ke Hotel Golden Tulip) Senin sore sekitar pukul 17.00.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. BPBD Kota Batu bersama instansi terkait telah melakukan perempesan dan pemotongan pohon rawan tumbang serta mengimbau warga agar berhati hati saat cuaca ekstrem. (asa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




