BLITAR,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 45 pesilat dari salah satu perguruan di Kabupaten Blitar diamankan lantaran melakukan aksi ugal-ugalan dan teriak-teriak saat melakukan konvoi di depan Polres Blitar di Kecamatan Talun.
Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazrulrrahman menuturkan, ada sekitar 100 orang yang melakukan aksi konvoi dan arak - arakan dari arah Desa Kendalrejo Kecamatan Talun mengarah ke timur.
BACA JUGA:
- Maling Ayam di Blitar yang Resahkan Warga Ditangkap, 7 Ekor Ayam dan Motor Diamankan Polsek Nglegok
- Kapolres Blitar Bantah Isu Wakapolres Aniaya Ajudan hingga Patah Tulang Hidung
- Ledakan Petasan di Blitar, 1 Orang Tewas
- Warga Selorejo Blitar Digegerkan Temuan Mayat Pria di Bawah Jembatan, Korban Diduga Depresi
"Peristiwa ini terjadi Kamis 13 Februari sekitar pukul 17.00 WIB," ujarnya.
Sesampainya di timur Mapolres Blitar mereka membunyikan kendaraan dengan suara keras dan berteriak-teriak hingga menganggu pengguna jalan lain dan masyarakat sekitar.
Polisi pun kemudian bergerak cepat untuk menertibkan peserta konvoi. Namun, saat polisi sedang berupaya melakukan penertiban terdapat provokator yang mengakibatkan massa menjadi berhamburan melarikan diri.
"Ada 45 pesilat yang diamankan sementara jumlah kendaraan R2 yang diamankan sebanyak 43 unit.
Baik orang maupun kendaraan masih dilakukan pendataan dan pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Blitar," ujar AKBP Arif.
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazrulrrahman menyayangkan aksi yang dilakukan oknum pesilat ini. Pasalnya siang sebelum peristiwa itu, perguruan silat itu baru saja melakukan deklarasi bersama Polres Blitar dan perguruan silat lainnya.
"Siangnya baru saja mengikuti deklarasi damai namun sore harinya sudah melakukan kegiatan yang menganggu Kamtibmas. Kami menyayangkan hal ini dan berharap tidak terulang lagi," pungkasnya. (ina/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




