
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan serta kinerja menjadi lebih baik lagi, Puskesmas Mojowarno menggelar lokakarya mini lintas sektor, Kamis (27/2/2025).
Kepala Puskesmas Mojowarno, Sri Wahyuningsih, mengatakan bahwa pihaknya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayahnya, terutama untuk menjalankan program dari pemerintah.
Baca Juga: Cegah Stunting dan Anemia, Puskesmas Pulorejo Ngoro Gelar Gerakan Aksi Bergizi ke Pelajar
"Ini bentuk sinergitas kita untuk meningkatkan pelayanan kesehatan agar semakin baik dan semakin baik lagi," ucapnya.
Ia menjelaskan, koordinasi lintas sektor tentang permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat sangat diperlukan. Semuanya ikut membantu memberikan informasi agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.
"Semuanya ikut membantu mensosialisasikan paling tidak penyakit-penyakit yang tidak menular seperti hipertensi, diabet, jantung dan lain-lain itu bisa segera ditemukan sehingga ada penanganan yang tepat. Jangan sampai sudah parah baru ketahuan. Jadi mendeteksi sejak dini," paparnya.
Baca Juga: Komda KIPI Jombang Pastikan Tiga Siswa SD Alami KIPI Usai Vaksinasi
Selain itu, Sri juga memberikan pemaparan hasil pencapaian kegiatan Puskesmas selama tahun ini, di antaranya terkait penanganan stunting, gizi buruk dan lain sebagainya.
"Alhamdulillah angka stunting, gizi buruk kasus DBD di Puskesmas Mojowarno sudah semakin menurun," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Puskesmas Mojowarno juga memberikan sosialisasi tentang Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah.
Baca Juga: Terjadi Lagi, Pelajar SD di Jombang Meninggal Usai Vaksinasi
"CKG ini mulai dari bayi hingga lansia semuanya bisa melakukan pemeriksaan. Ini untuk mendeteksi penyakit secara dini," kata Sri.
Ia berharap, kesehatan masyarakat semakin baik. Tidak ada lagi kasus stunting, gizi buruk, kematian ibu maupun bayi di wilayahnya.
"Kami berupaya mencegah tidak terjadi sakit, yang sudah terlanjur sakit juga bisa tertangani dengan baik. Kalau bisa penyakit yang masuk sepuluh besar seperti diabet dan lain sebagainya semakin turun," pungkasnya. (aan/mar)
Baca Juga: Pasien DBD di RSUD Jombang Meningkat, 7 Anak Dirawat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News