Korban ledakan petasan di Gresik saat dirawat di Rumah Sakit (dok. Ist)
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Seorang remaja warga Kesamben Wetan, Driyorejo harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka bakar akibat ledakan petasan.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (27/3/2025) sekira pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban Bernama Tyo Rayfarza menyulut petasan rakitan dan terdengar oleh saksi Bernama Ponidi.
BACA JUGA:
- Siapkan Anggaran, DPRD dan Pemkab Gresik Kompak Driyorejo Bebas dari Banjir Kali Avoor
- Cegah Banjir, Satpol PP Gresik Tertibkan 43 Bangunan Liar di Sempadan Saluran Driyorejo
- Pelajar Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur Diamankan Polres Gresik
- Laka di Driyorejo Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Usai Terserempet Mobil
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram menjelaskan, Ponidi kemudian menemukan korban tergeletak dengan luka bakar yang cukup parah.
"Saksi Ponidi segera membawa korban ke Rumah Sakit Randegansari Husada untuk mendapatkan pertolongan medis," ujar Kompol Musihram.
Usai peristiwa tersebut, korban langsung dievakuasi ke RS Randegansari Husada untuk mendapatkan perawatan. Kondisi korban saat ini masih dalam perawatan dokter.
"Sudah mendapat perawatan. Korban mengalami luka di bagian wajah dan dada," terangnya.
Musihram menambahkan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mencari petasan rakitan lainnya. Hal itu untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
"Sesuai perintah pimpinan, ada larangan main petasan. Kita masih melakukan pencarian petasan lainnya yang mungkin dimiliki warga lainnya. Kita mengimbau agar tidak bermain petasan karena membahayakan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




