Gubernur Jatim dan Bupati Mojokerto Sampaikan Duka Cita ke Keluarga Korban Longsor Jalur Pacet-Batu

Gubernur Jatim dan Bupati Mojokerto Sampaikan Duka Cita ke Keluarga Korban Longsor Jalur Pacet-Batu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Mojokerto, Gus Barra saat memberikan keterangan kepada awak media

MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa dan Bupati Mojokerto H Muhammad Al Barra memberikan perhatian serius terhadap bencana longsor di jalur Pacet-Cangar Mojokerto.

Diketahui longsor menerjang 2 mobil berpenumpang penuh dan menelan korban jiwa 10 orang.

Setelah sebelumnya melayat ke rumah duka di sejumlah keluarga korban bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Cangar, Gubernur Khofifah menegaskan Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan Pemkab Mojokerto untuk secepatnya menyikapi dampak bencana tanah longsor di kawasan Cangar.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Saya ikut berbela sungkawa mendalam terhadap musibah ini. Mugi mugi semua yang dipanggil Allah Swt dalam keadaan husnul khatimah, juga keluarga korban yang ditinggalkan bisa sabar dan ikhlas," kata Khofifah.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Gus Barra menjelaskan, bahwa Pemkab Mojokerto terus berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur, untuk segera pemasangan papan informasi yang memberitahukan kondisi cuaca di sepanjang jalur Cangar. 

Tujuannya agar para pengendara yang akan melalui jalur itu, bisa mempertimbangkan tentang keamanan dan kelancaran di jalur itu sendiri.

"Sementara, kami tutup jalur Cangar sampai pembersihan sisa tanah longsor tertangani. Segera dipasang Landslide Early Warning System (LEWS) di lokasi pasca longsor tebing jalur alternatif Mojokerto-Batu Malang," ungkap Barra.

Gubernur Khofifah didampingi Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto juga menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.

"Sekali lagi, kami ikut berbela sungkawa mendalam. Saya menghimbau kepada warga Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya untuk berhati hati, serta mempertimbangkan kembali bila akan memasuki atau melewati kawasan rawan longsor," jelas Gus Barra, Minggu (6/4/2025). 

Bencana tanah longsor di jalur Pacet-Cangar, yang masuk kawasan wisata Coban Watu Lumpang, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto terjadi pada Kamis (3/4/2025) lalu, telah mengakibatkan 10 Korban Meninggal Dunia (MD)

Inilah Identitas 10 Korban MD Longsor Jalur Pacet-Cangar :

1. Masjid Zatmo Setio (31), sopir Innova warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo

2. Rani Anggraeni (28), warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo

3. Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (6), warga RT 10 RW

2, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo

4. Putri Qiana Ramadhani (2), warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo

5. Wahyudi (71), warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo

6. Jainah (61), warga RT 10 RW 2, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo

7. Saudah (70), warga Desa Suruh, RT 18 RW 5, Sukodono, Sidoarjo

8. Ahmad Fiki Muzaki (28), warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Trawas, Mojokerto

9. Fitria Handayani (27), warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Trawas, Mojokerto

10. Mikaila FZ (3,5), warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Trawas, Mojokerto.

(ris)