Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA (kanan) dan Prof Dr Zainuddin Maliki saat rekaman Podcast BANGSAONLINE di kantor HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE di Jalan Cipta Menanggal Surabaya, Senin (27/4/2025). Foto: bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Tokoh NU Prof Dr KH Asep Abdul Chalim, MA dan tokoh Muhammadiyah Prof Dr Zainuddin Maliki prihatin dengan kasus tujuh permen produk Filipina dan China yang bersertifikat halal tapi mengandung babi.
Keprihatian dua tokoh dari dua organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu disampaikan dalam acara Podcast BANGSAONLINE yang dipandu M. Mas'ud Adnan, CEO HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE di kantor HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE di Jalan Cipta Menanggal Surabaya.
BACA JUGA:
- Luar Biasa! 318 Santri Amantul Ummah Lolos UTBK-SNBT, Banyak yang Hafal Quran
- Perkuat Komunikasi Umat, PDUF MUI Jatim Bentuk 4 Divisi Media
- UAC Bakal Buka Program Nuklir, Program Hukum Keluarga Islam Jadi Ilmu Layak Jual, Jika...
- Siap Tanggung Konsumsi Muktamirin, Kiai Asep Persilakan Amanatul Ummah Ditempati Muktamar ke-35 NU
Bahkan Kiai Asep yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) itu menilai bahwa peristiwa permen itu suatu penipuan terhadap umat Islam dan bangsa Indonesia. Karena itu ia minta produk-produk lain juga diteliti kembali.
Menurut Kiai Asep, mengacu pada peristiwa ketidakjujuran Perusahaan permen produk China dan Filipina itu maka produk-produk lain juga harus diteliti ulang.
“Produk-produk lain juga harus diteliti kembali,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim dalam Podcast BANGSAONLINE di Channel Youtube yang kini beredar luas.
Alasannya, menurut Kiai Asep Saifuddin Challim, bisa jadi perusahaan produk lain juga curang dan tak jujur seperti perusahaan Filipina dan China yang memproduksi permen tersebut.
“Harus diperiksa dan diteliti seminggu sekali,” kata Kiai Asep.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




