Tangkapan layar saat petugas tiba di sekitar TKP
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Dua bocah warga Desa Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, bernama Mohammad Hosairi (11) dan Mohammad Abdullah (8) terseret arus sungai saat bermain, Selasa (13/5/2025).
Kepala Desa Palesanggar, Taufiqurrohman menjelaskan bahwa peristiwa terjadi saat kedua korban bermain di saluran irigasi di dekat sungai.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
"Arus sungai cukup deras akibat hujan lebat, tba-tiba saat bermain, keduanya dihantam arus besar sehingga terseret ke sungai dan terhanyut,” kata Taufiq, Selasa (13/5/2025).
Warga bersama petugas melakukan pencarian dua bocah bernasib malang itu.
Tim Badan Penanggulanan Bencara Daerah (BPBD) Pamekasan dan relawan, akhirnya Mohammad Abdullah ditemukan selamat tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Dua anak ini bersaudara, yang belum ditemukan kebetulan kakaknya,” ungkap Taufiq.
Menurut Taufiq, petugas masih kesulitan untuk menemukan Hosairi lantaran arus sungai yang masih deras.
“Masih proses pencarian, belum ditemukan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




