Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Program MBG atau makan bergizi gratis di Kota Pudak masih belum dapat dinikmati oleh seluruh siswa hingga Mei 2025. Kondisi ini menuai reaksi dari DPC PDIP Gresik yang mendesak pemerintah daerah setempat untuk segera menuntaskan program tersebut.
Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo, meminta Pemkab Gresik untuk segera memastikan program yang digagas oleh Presiden Prabowo agar dapat dinikmati oleh seluruh siswa.
BACA JUGA:
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- DPD Tunjuk Putra Mantan Ketua PDIP Gresik sebagai Ketua PAC Kebomas
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
"Saya minta pemerintah serius menangani program MBG ini. OPD satu dan lainnya yang saling terkait dengan pelaksanaan program bagus dari Pak Presiden ini harus saling bekerja sama, jangan saling lempar tanggung jawab," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (19/5/2025).
Keluhan Orang Tua Siswa
Noto mengaku sering mendapat telepon dari para orang tua siswa yang mempertanyakan kejelasan program MBG di Gresik. Pasalnya, siswa di beberapa kecamatan telah menerima manfaat MBG, sementara kecamatan lain belum berjalan.
"Banyak yang tanya seperti dari Bungah, dan warga di kawasan Gresik utara, termasuk dari Pulau Bawean. Mereka mempertanyakan keseriusan Pemkab Gresik menjalankan program ini (MBG)," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik itu.
Menurut dia, salah satu kecamatan yang belum menerima manfaat MBG adalah Kecamatan Bungah.
"Anak saya yang paling kecil masih sekolah di salah satu SD di Kecamatan Bungah. Hingga sekarang juga belum dapat MBG," cetusnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




