Gubernur Khofifah saat menyapa pelajar.

Jatim kini tengah mempersiapkan delegasi terbaiknya untuk ajang nasional seperti FLS2N, LDBI, O2SN, OPSI, FIKSI, GSI, dan OSN.
Khofifah menegaskan komitmennya mendukung penuh potensi siswa yang akan bertanding, termasuk peserta LKS Dikmen yang akan berlaga di tingkat nasional dengan harapan mempertahankan gelar Juara Umum untuk ketiga kalinya. Ia juga mengapresiasi langkah Kemendikdasmen dalam membangun sistem kurasi prestasi nasional.
"Dengan indikator yang jelas, kami bisa mengidentifikasi kekuatan setiap siswa untuk kemudian dikembangkan lebih lanjut. Data ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pendidikan yang terbaik dan berkualitas bagi para murid," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa dukungan terhadap siswa berprestasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui pelatihan terstruktur di training center (TC) menjelang kompetisi nasional.
"Kami saat ini fokus pada pelaksanaan TC untuk LKS Dikmen. Pembinaan ini mencakup peningkatan keterampilan teknis dan kesiapan psikologis siswa agar lebih percaya diri dan fokus saat berlaga," ucapnya.
Ia menambahkan, capaian luar biasa ini memperkuat posisi Jawa Timur sebagai barometer pendidikan nasional.
"Prestasi yang diraih ini memperkuat posisi Jawa Timur sebagai kiblat pendidikan nasional. Kami akan terus menjaga ritme dan komitmen ini untuk mencetak generasi muda yang unggul dan siap bersaing di level dunia," imbuhnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




