Pelatihan kerja yang digelar Pemkab Blitar.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemkab Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar pelatihan kerja berbasis kompetensi dengan skema Barbershop atau tukang cukur rambut dalam rangka menjawab tantangan industri digital yang kian kompleks.
Program ini didanai melalui alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun ini, dan bertujuan mencetak tenaga kerja profesional bersertifikat BNSP.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Plt Kepala Disnaker Kabupaten Blitar, Nanang Adi, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Sang Kapten (Sertifikasi Angkatan Kerja Kompeten), yang menjadi wujud komitmen pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
"Kegiatan Sang Kapten tahun 2025 dikemas dalam pola 3 in 1 atau mengintegrasikan tiga elemen utama dalam satu kegiatan. Mulai dari pelaksanaan pelatihan oleh lembaga pelatihan kerja, kemudian sertifikat BNSP dilakukan oleh Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi. Kemudian, yang terakhir tahapan magang kerja pada dunia usaha dan industri yang terkait dengan program studi pelatihan," paparnya.
Pelatihan kerja Barbershop dilaksanakan pada 29 Juli hingga 7 Agustus 2025 di LPK Erlin Estetika International Institute Blitar.
Uji kompetensi BNSP dijadwalkan pada 8 Agustus 2025 di LPK Smart Junior oleh LSP Paras Surabaya. Selanjutnya, peserta akan menjalani magang kerja pada 9-15 Agustus 2025.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




